Pembukaan Pelatihan Operator Simdes Bagi Operator Komputer Desa Se-Kabupaten Tasikmalaya

Tanggal : 30 May 2014 05:19 Wib



 

Lebih lanjut Bupati mengatakan, lahirnya undang-undang ini merupakan tantangan sekaligus memotivasi kinerja pemerintah desa, agar mampu lebih baik, akuntabel dan profesional, sesuai dengan perkembangan teknologi dan globalisasi, sekaligus mendorong suksesnya pembangunan desa di segala bidang sesuai dengan tujuan program pemerintah kabupaten Tasikmalaya yaitu gerbang desa.

Penerapan teknologi informasi dalam administrasi desa merupakan salah satu upaya untuk terciptanya akuntabilitas administrasi pembangunan desa dan manajeman desa dengan penerapan Simdes sebagai bahan keterbukaan informasi publik bagi desa dalam mempublikasikan profil desa, informasi kependudukan dan sebagainya, oleh karena itu kepala desa diwajibkan untuk memiliki kemampuan yang memadai untuk menguasai informasi melalui teknologi komputer dan internet, jika tidak maka pembvangunan di desa yang dipimpinnya akan tertinggal.

Sementara itu Ketua Apdesi Kabupaten Tasikmalaya Asep Supratman,S.Ag dalam laporannya mengatakan, bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kepada seluruh Desa se-Kabupaten Tasikmalaya berupa laptop, printer dan modem, sedangkan program aplikasi yan dipakai adalah aplikasi Simdes di mana seluruh informasi tentang desa dapat diinput oleh tiap desa dan bisa di akses oleh seluruh masyarakat pengguna internet, dengan fasilitas ini diharapkan terbentuknya satu server sebagai pintu informasi bagi seluruh desa, terwujudnya perkembangan informasi berbasis internet, serta untuk menunjang transparansi laporan keuangan desa.

Usai menghadiri acara di atas, Bupati selanjutnya menghadiri acara penyerahan bantuan Corporate Social responsibility (CSR) Bank BJB yang berlangsung di Pondok Pesantren KH. Zenal Mustofa Sukamanah Sukarame. Acara tersebut merupakan fasilitasi dana CSR dari Bank BJB Singaparna untuk Kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah bantuan Rp. 1.000.623.111,- dengan sasaran bantuan adalah pembangunan mesjid, sarana pesantren dan sekolah, serta modal usaha. Pada kesempatan tersebut Bupati Tasikmalaya dalam sambutannya antara lain mengatakan, Langkah Bank BJB seharusnya ditiru oleh perusahaan lainnya untuk kemajuan pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya karena di Kabupaten Tasikmalaya masih membutuhkan dana untuk percepatan pembangunan.(Yas)


Post Lainnya