idende

PKH SOLUSI ATASI KEMISKINAN DI KABUPATEN TASIKMALAYA

  • Written by Web Support 1 (AM)
  • Friday, 21 July 2017 20:02

 

Dalam rangka menyukseskan program pemerintah untuk penaggulangan kemiskinan bagi keluarga sangat miskin dengan meningkatkan sumber daya manusia  dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan perbaikan gizi, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan  launching penyaluran dana Program Keluarga Harapan [PKH] yang di buka secara langsung oleh Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum di Halaman Kantor Kecamatan Manonjaya, Jumat [2/17/17]. Penyaluran dana PKH di Kecamatan Manonjaya  diberikan kepada 350 orang Keluarga Penerima Manfaat [KPM].

Dalam sambutannya Bupati mengingatkan perlunya pemanfaatan dana untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang tidak mampu secara ekonomi. “Saya berharap, agar dana PKH dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari terutama pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Jika memuungkinkan, gunakan modal usaha sehigga uang yang didapat benar-benar bermanfaat. Rosululloh pun mengajarkan pentingnya hidup sejahtera”, ucap Bupati.

Berdasarkan jumlah data dari Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya jumlah penerima manfaat di Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 47.820 Keluarga peneruma manfaat [KPM], Bupati memberikan apresiasi positif terhadap  perubahan cara pembayaran dari cara tunai ke non tunai yang saat ini difasilitasi oleh Bank Rakyat Indonesia [BRI]. “Pemerintah Daerah menyambut baik berubahnya cara pembayaran sehingga menjadi non tunai melalui rekening yang tersimpan di bank, sehingga masyarakat dirangsang untuk dapat mulai gemar menabung di bank” Lebih lanjut  Bupati mengatakan, menyejahterakan masyarakat adalah  kewajiban pemerintah agar masyarakat mampu menghidupi kehidupan sendiri. Tetapi sehebat apapun program kesejhteraan, tidak ada artinya jika masyarakat tidak mempunyai keinginan untuk berusaha agar keluar dari garis kemiskinan. “Percuma saja program pemerintah terus digulirkan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, jika masyarakatnya hanya berpangku tangan tidak ada upaya untuk merubah nasib ke arah yang lebih baik”, tegas Bupati.  

Bupati menjelaskan, untuk memperbaiki kualitas kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, melalui program Tasik Siap, Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya  saat ini sedang mempersiapkan program pelatihan-pelatihan yang tujuanya mendidik masyarakat khususnya generasi muda agar mempunyai keahlian agar memiliki usaha mandiri. “Masyarakat harus memanfaatkan peluang dari program ini dengan pro aktif dengan cara mendaftar ke Kecamatan terdekat nantinya mereka akan dilatih keterampilan di berbagai bidang keahlian. Setelah di berikan pendidikan, kemudian akan dievaluasi, jika dipandang layak akan diberikan program Kredit Bela Umat [KBU] yang akan difasilitasi oleh Bank BUMD milik Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dengan persyaratan tanpa agunan. Selanjutnya pemerintah akan memberikan proteksi terhadap perkembangan usahanya agar terhindar dari persaingan usaha yang tidak sehat, “jelas Bupati.

Bupati menambahkan, data penerima manfaat keluarga harapan di Kabupaten Tasikmalaya saat ini masih belum sepenuhnya sempurna, sehingga masih banyak warga yang belum bisa menerima manfaat PKH. “Bagi warga yang belum menerima program PKH,  Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya melayani pengaduan masyarakat dengan fasilitas yang telah disediakan yaitu Unit Pelayanan Cepat Penanggulangan Kemiskinan [UPCPK], di mana lembaga ini khusus menangani warga yang belum tersentuh bantuan program pemerintah seperti PKH,“ imbuh Bupati.

Terkait validasi data yang belum sempurna, Bupati menginginkan Dinas terkait agar menyinergikan data masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Tasikmalaya. Kepala Cabang BRI Tasikmalaya Argogung M Putra menjelaskan, BRI mempunyai  tugas memfasilitasi pengembangan ekonomi masyarakat seperti menyalurkan dana PKH selain mengimpun dana dan menyalurkan pembiaan kepada masyarakat. Menurutnya, untuk Kabupaten Tasikmalaya penyaluran tahap pertama dana PKH dilakukan ke beberapa kecamatan yang dilayani di setiap kantor unit BRI yaitu di BRI Unit Rjapolah, Ciawi, Jamanis, Cikalong, Cikatomas, Salopa, Karangjaya, Gunungtanjung, Cisayong, Pagerageung, Sukahening, dan Sukaresik.   Argogung mengungkapkan, pelaksanaan penyaluran dana PKH hasil kolaborasi dari Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya, Pendaming PKH dan pendampingan para karyawan BRI yang tersebar di 39 Kecamatan di seluruh Kabupaten Tasikmalaya.***

Add comment

Security code
Refresh


Pengelola:

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tasikmalaya

Komplek Perkantoran Jl.Sukapura II Bojongkoneng Singaparna Tasikmalaya 

Telp 0265 - 546431 Fax : 0265-  546 432

Email : diskominfo[at]tasikmalayakab.go.id