idende

BUPATI MENGUKUHKAN PENGURUS KADIN KABUPATEN TASIKMALAYA PERIODE 2018-2023 DAN MEMBUKA RAMADHAN EXPO 2019

  • Written by HelpDesk-Kominfo1
  • Tuesday, 14 May 2019 12:32

 

Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, S.IP menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tasikmalaya yang diadakan di OP Room Sekretariat Daerah Kab. Tasikmalaya dan dilanjutkan dengan membuka Kegiatan Ramadhan Expo di Halaman Masjid Agung Kab. Tasikmalaya, Senin (13/05/2019). Turut menghadiri acara tersebut, Ketua Kadin Kab. Tasikmalaya H. Cecep D. Abdul Qoyum, SE., M.Si. sekaligus memberikan sambutan selaku ketua terpilih, Ketua Kadin Jawa Barat Ir. H. Tatan Pria Sudjana, SE, Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Ketua Kadin Kabupaten Garut, Ketua Kadin Kota Cimahi, perwakilan Kadin Kabupaten Pangandaran, perwakilan Kadin Kabupaten Kuningan, Wakapolres Tasikmalaya, perwakilan kodim 0612 Tasikmalaya, Diskominfo Kab. Tasikmalaya, para Ketua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya, perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Perwakilan BJB Singaparna, dan tamu undangan lainnya.

Bupati dalam sambutannya mengharapkan kepengurusan yang baru terbentuk ini dapat menjadi jembatan antara pengusaha dan Pemerintah. "Kepengurusan Kadin Kab. Tasikmalaya periode 2018-2023, diharapkan mampu untuk menjadi wadah Komunikasi dan konsultasi antara pengusaha kab. Tasikmalaya dengan Pemerintah Daerah mengenai hal-hal yang berkaitan dengan masalah perdagangan, perindustrian dan jasa di Kab. Tasikmalaya," ujarnya.

Ade menjelaskan bahwa Kab. Tasikmalaya berupaya mewujudkan ekonomi yang kuat dalam bidang agribisnis dan pariwisata. Selain itu Kab. Tasikmalaya memiliki berbagai keunggulan yang potensial ditinjau dari banyaknya penduduk, banyaknya jumlah industri kecil dan menengah, dan luas wilayah yang besar.

 

 



"Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kab. Tasikmalaya tahun 2016-2021 bahwa visi Kab. Tasikmalaya adalah Kabupaten Tasikmalaya yang religius islami dinamis dan berdaya saing di bidang agribisnis berbasis pedesaan. Dimana pada misi kedua berbunyi mewujudkan perekonomian yang tangguh di bidang agribisnis dan pariwisata. Kab. Tasikmalaya dengan jumlah penduduk sebesar 1.749.914 jiwa dan luas wilayah sebesar 270.882 HA serta jumlah industri kecil dan menengah sebanyak 31.563 buah merupakan potensi yang sangat besar dan sangat potensial untuk dikembangkan," imbuhnya.

Bupati mengatakan agar Kadin dapat berperan lebih terutama terkait pembinaan pelaku industri pertanian. "Peranan Kadin sangat dinanti masyarakat Kab. Tasikmalaya terutama dalam pembinaan terhadap para pelaku industri pengolahan hasil pertanian yang tersebar di Kab. Tasikmalaya," ucapnya.

Ade menyampaikan agar Kadin dapat berperan optimal dalam kerangka ekonomi di Kab. Tasikmalaya. "Selain itu saya juga meminta agar Kadin dapat menyebarluaskan informasi berkaitan dengan kebijakan Pemerintah Daerah dalam pengembangan ekonomi, melaksanakan advokasi mengenai permasalahan yang dihadapi oleh dunia usaha, membantu membuka akses baik yang terkait dengan sumber daya maupun pasar, melaksanakan promosi produk-produk lokal Tasikmalaya, serta mendorong pengembangan investasi untuk meningkatkan nilai ekonomi," katanya.

Bupati mengharapkan peran besar Kadin dalam mendukung upaya memajukan pembangunan di Kab. Tasikmalaya. "Saya sangat mengharapkan peran serta Kadin dalam melaksanakan pembangunan di Kab. Tasikmalaya sehingga dapat membantu Pemerintah Daerah dalam penciptaan lapangan kerja, penurunan angka kemiskinan, dan peningkatan indeks pembangunan manusia," tegasnya.

Sementara itu dalam wawancara terpisah, Ketua Kadin Kab. Tasikmalaya mengatakan bahwa Kadin diharapkan dapat mengakomodir kepentingan pengusaha dan mendorong pengembangan daya saing.

"Karena ini forum pengusaha, Kadin harus bisa mengakomodir seluruh pengusaha-pengusaha maupun asosiasi-asosiasi, Kadin itu lintas sektoral. Semua asosiasi berhimpun di Kadin juga. Ini satu-satunya komunitas pengusaha yang punya legal formal. Kami Ingin mendorong pengembangan daya saing pengusaha. Kami sangat apresiasi kerja sama pentahelix, kerja sama 5 sektoral, akademisi, bisnis, community, government, dan media. Kami Ingin mendorong lahirnya pelaku-pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang naik kelas," Ujarnya.

Dalam wawancara terpisah, Menurut Ade Kadin dapat menjadi rekan pembangunan antara Pemerintah dengan pengusaha. "Yang pertama saya apresiasi dengan keberadaan Kadin, yang kedua saya juga berharap banyak, kenapa karena Kadin bisa menjadi bagian dari pelaku pembangunan itu sendiri, karena kita tidak mungkin Pemerintah berdiri sendiri. Harus ada pengusaha yang merupakan partnership," katanya.

Terakhir Bupati menegaskan harus ada sinkronisasi antara Pemerintah Daerah dengan pengusaha agar dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki Kab. Tasikmalaya secara optimal yang bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat, utamanya terkait dengan kemudahan mengakses modal dan pasar.

"Masalahnya sekarang kita harapkan terjadi sinkronisasi penyamaan pemahaman pemikiran, bagaimana sih sebetulnya Tasik, potensi apa yang kita miliki di Tasik, bagaimana kita membangun Tasik ke depan berdasarkan potensi yang ada, tidak harus kita melihat yang lain tetapi berdasarkan potensi yang ada. Kita implementasikan, kita petakan potensi Kabupaten Tasikmalaya, Kemudian peningkatan kapasitas dan membuka akses jaringan baik modal maupun pasar. Dengan cara itulah maka Kadin menjadi tonggak penting bagi Kabupaten Tasikmalaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, saya kira itu," tegasnya.

 

 

Add comment

Security code
Refresh

 
Pengelola:
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tasikmalaya
Jl.Sukapura III Komplek Perkantoran Sukapura  Bojongkoneng Singaparna Tasikmalaya 
Telp 0265 - 546431 Ext.0     Email : diskominfo[at]tasikmalayakab.go.id
Jam Operasional 
Senin - Kamis  Pkl.07.45 - 14.45 WIB Istirahat Pkl.12.00-12.30 WIB
Jumat  Pkl.07.45 - 15.15 WIB Istirahat Pkl.11.30 - 12.30 WIB