BUPATI TASIKMALAYA SALAT IED DI MASJID AGUNG BAITURAHMAN: MARI MENEBARKAN KEDAMAIAN DAN MEMPERKUAT UKHUWAH ISLAMIAH

  • Written by HelpDesk-Kominfo1
  • Wednesday, 05 June 2019 14:47


Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, S.IP melaksanakan salat Idul Fitri 1440 Hijriyah di Masjid Agung Baiturahman Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (05/06/2019). Turut mendampingi Bupati yaitu, Pimpinan dan Anggota DPRD Kab. Tasikmalaya, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Tasikmalaya Drs. Iin Aminudin, M.Si, perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Diskominfo Kab. Tasikmalaya, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Tasikmalaya Hj. Ai Diantani Sugianto, SH, M.Kn, Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol Inf Nur Ahmad, S.E, Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra, S.Ik, Ketua Kementerian Agama (Kemenag) Kab.Tasikmalaya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Tasikmalaya, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan jamaah lainnya yang berasal dari Singaparna dan sekitarnya.

Dalam sambutan, Bupati menyampaikan momen hari raya Idul Fitri agar dijadikan sebagai ajang pembersihan dan instrospeksi diri. “Hari ini, 1 Syawal 1440 Hijriyah, seluruh kaum muslimin dan muslimat di seluruh penjuru dunia termasuk masyarakat Tasikmalaya mengumandangkan takbir, tahlil, dan tahmid sebagai perwujudan rasa syukur dan bahagia atas datangnya hari agung dan hari kemenangan yaitu hari raya Idul Fitri. Oleh karena itu, hari raya Idul Fitri merupakan simbol kemenangan, kesucian, dan pembangunan manusia seutuhnya sekaligus momentum penting bagi proses pembersihan diri dan introspeksi melalui ajaran silaturahim dan saling memaafkan. Kita berjabat tangan dengan saudara, kerabat, tetangga, dan sahabat, seraya saling mengucapkan “Minal Aidin Wal Faizin” solah-olah seluruh kesalahan dan dosa umat islam selama setahun ingin dilebur pada hari raya Idul Fitri ini,” ujar Ade.

Ade mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Ramadhan dengan karya dan perbuatan nyata pada bulan-bulan selain Ramadhan. “Ibadah Ramadhan hendaknya dapat melahirkan pribadi yang lebih baik dalam ibadah dan hubungan dengan sesama manusia. Marilah kita menghayati dan mengamalkan nilai-nilai yang telah kita peroleh selama bulan Ramadhan untuk senantiasa kita jaga dan kita buktikan dalam karya nyata dan amal perbuatan di setiap denyut hidup dan kehidupan kita di luar bulan Ramadhan,” ajak Bupati.

Bupati mengatakan agar kita menuruti ajaran agama kita untuk senantiasa selalu lebih baik lagi dari yang sebelumnya. “Ajaran agama kita sangat menekankan agar seorang muslim harus berusaha melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas hidup dan kehidupannya di masa yang akan datang. Ajaran islam mengajarkan kepada kita bahwa orang muslim yang beruntung adalah mereka yang hari esoknya lebih baik dari hari sekarang, dan hari sekarang lebih baik dari hari kemarin,” tegas Ade.

Ade mengingatkan, jangan pernah mengabaikan semangat kebersamaan dan jangan bersikap individualistik. “Kita semua adalah manusia biasa, manusia yang hidup bermasyarakat. Individu yang tidak boleh melupakan individu lainnya. Individu yang harus tetap terikat pada tiang kebersamaan. Mari kita melakukan introspeksi diri, apakah yang kita lakukan selama ini telah sesuai dengan norma agama. Sebab, bisa saja kemarin kita telah dikendalikan oleh kepentingan diri sendiri, kepentingan kelompok sendiri, dan mengabaikan semangat kebersamaan,” katanya.

Bupati mengimbau masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan serta menjauhkan diri dari segala hal yang menyebabkan kerugian. “Saya ingin menyampaikan beberapa pesan. Pertama, mari kita maknai perayaan Idul Fitri 1440 Hijriyah tahun ini, sebagai momentum untuk merangkai persaudaraan, mengokohkan persatuan dan kesatuan di antara kita dan mewaspadai isu-isu yang tidak benar, mengadu domba, serta segala hal yang dapat merugikan diri kita, keluarga, masyarakat, daerah, dan bangsa kita,” imbaunya.

Ade mengingatkan agar kita bekerja keras dan optimis dalam membangun daerah demi Kab. Tasikmalaya yang lebih baik. “Kedua, kita tingkatkan usaha, ikhtiar, dan kerja keras, serta optimisme dalam membangun daerah kita, semoga pembangunan yang kita sedang laksanakan mendapat ridha dari Allah SWT. sehingga cita-cita mewujudkan Kab. Tasikmalaya lebih sejahtera dapat terwujud,”

Bupati menegaskan Kab. Tasikmalaya harus bersatu untuk menjauhi hal-hal negatif yang dibingkai dengan konteks keagamaan. “Ketiga, mari kita bersatu padu dan bahu membahu untuk membina lingkungan sekitar kita masing-masing agar tidak terjadi penyalahgunaan agama untuk tindakan kekerasan dan pemboncengan kegiatan keagamaan untuk tindakan kekerasan. Marilah kita jaga anak cucu dan masyarakat kita, agar tidak terpengaruh oleh paham-paham salah yang menggunakan kekerasan dengan berselimutkan agama. Marilah kita jaga rumah-rumah ibadah dan tempat-tempat Pendidikan anak-anak kita agar tidak menjadi tempat yang rawan akan pengaruh paham yang salah dan sesat,” tegasnya.

Bupati mengajak untuk senantiasa menguatkan tali silaturahim dan menebarkan perdamaian serta perkuat ukhuwah islamiah. “Keempat, saya meminta kepada seluruh masyarakat Kab. Tasikmalaya agar berupaya memahami ajaran islam secara kaffah/sempurna. Dan merekatkan tali silaturahim antar sesama manusia dan menebarkan kedamaian serta memperkuat ukhuwah islamiah,” ucapnya.