KABUPATEN TASIKMALAYA TELAH MENJADI DAERAH KLB DIFTERI

Facebook
WhatsApp
Telegram
Email

 

PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Drs. H. Yusep Yustisiawandana, MM., mengimbau Kepada masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk tetap tenang dan waspada terhadap penyebaran penyakit difteri yang saat ini sedang mewabah. Hal tersebut dikatakannya saat menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Pagi di Halaman Kantor Sekterariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna, Senin, (8/1/18).

Menurut Yusep,  saat ini Kabupaten Tasikmalaya telah termasuk daerah dengan kategori Luar Biasa Difteri atau KLB Difteri, karena berdasarkan 7 kasus  susfect difteri selama Bulan Desember 2017 satu diantaranya positif terkena penyakit difteri. “Difteri adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta terkadang dapat memengaruhi kulit manusia. Difteri termasuk penyakit menular yang dapat mengancam jiwa manusia, “jelas Yusep.

Yusep memaparkan, pada saat ini kasus susfect difteri terus bertambah dibeberapa Kecamatan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, yaitu 1 orang dari Kecamatan Gunungtanjung dan 14 orang dari Kecamatan Bojongggambir yaitu dari Desa Bojongkapol, Desa Cempakasari dan Desa Kertanegla, sehingga total jumlah suspect difteri telah mencapai 21 orang terhitung dari bulan Desember 2017 hingga tanggal 5 Januari 2018.

Dengan kondisi KLB Difteri ini Yusep mengharapkan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam membantu mencegah dan menuntaskan  penyebaran penyakit difteri yaitu jika menemukan kondisi masyarakat dengan ciri-ciri sakit pada tenggorokan, muncul selaput berwarna  putih abu-abu pada  tenggorokan dan amandel, demam, serta leher bengkak, maka harus segera melapor pada petugas kesehatan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya menurut Yusep telah melakukan langkah-langkah pengobatan para penderita difteri dan membawa sampel penderita difteri untuk diteliti lebih lanjut ke  Laboratoriun Kesehatan Daerah Provinsi Jawa Barat serta  melakukan imunisasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, “Khusus di Kecamatan dominan susfect difteri, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya akan melakukan imunisasi masal kepada warga di lingkungan sekitar penderita difteri,”ucap Yusep.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Are you human? Please solve:Captcha


Recent News
O70A7200
Dorong Lahirnya Atlet Muda Berprestasi, Bupati Cecep Buka O2SN 2026
ZSM08474
Lestarikan Budaya Dan Promosi Pariwisata Daerah, Grand Final Pasanggiri Mojang Jajaka Sukapura 2026
ZSM01062
Ajak Generasi Muda Hidupkan Nilai-Nilai Pancasila, Bupati Cecep Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026
ELM03611
Bersama Masyarakat, Bupati Dan Wakil Bupati Tasikmalaya Salat Iduladha 1447 H.
O70A6050
Bupati Dan Wakil Bupati Tasikmalaya Dampingi Kunjungan Wamendikdasmen Ri Di Smpn 2 Singaparna