Lestarikan Tatarucingan Khas Sunda di Era Digital agar Tetap Eksis

Facebook
WhatsApp
Telegram
Email

Potret orang sunda bermain tatarucingan (source: Museum Nusantara)

Dishubkominfo, Singaparna – Tatarucingan merupakan permainan tebak-tebakan khas orang sunda untuk menjalin persaudaraan yang menyenangkan.

Permainan tatarucingan sudah menjadi budaya populer dalam masyarakat sunda karena menghibur dan sarat makna.

Di dalam tatarucingan bukan hanya lawakan yang mengundang tawa tetapi juga ada makna-makna kehidupan yang bermanfaat.

Banyak kiasan makna dalam balutan komedi yang bisa dipetik pelajarannya, jadi permainan teka-teki atau tatarucingan dalam bahasa sunda ini harus dilestarikan agar tetap eksis.

Dilansir dari Wikipedia, kata “tatarucingan” berasal dari kata “tarucing” atau “turucing” yang artinya serangkaian kata yang harus dicari tahu maknanya.

Tatarucingan ini permainan mengasah kecerdasan otak melalui sambungan kata karena orang yang menjawab akan berpikir terlebih dahulu sebelum mengutarakannya.

Dalam siaran Radio Purbasora Kabupaten Tasikmalaya, setiap hari selasa ada program “Salasa Nyunda” sebagai bentuk wujud dari pelestarian budaya sunda.

Program acara mingguan “Salasa Nyunda” pada Radio Purbasora ini semuanya mengandung tema budaya sunda, mulai dari obrolan berbahasa sunda hingga pakaian yang digunakan saat tengah siarannya.

Namun, dalam melestarikan budaya tidak harus selalu menggunakan cara konvensional saja.

Pada era digital sekarang ini bisa disebarkan melalui media sosial dengan sangat cepat, termasuk budaya tatarucingan khas sunda.

Hal itu agar tatarucingan tidak dilupakan sebagai gaya komedi sunda yang unik terutama oleh para generasi muda.

Inisiatifnya bisa disebarkan melalui konten-konten media sosial oleh para komedian dalam bentuk video pendek.

Bisa juga dengan mengadakan challenge tatarucingan secara online agar mengajak para pengguna media sosial untuk ikut meramaikan.

Tunjukan bahwa budaya sunda tetap relevan dan eksis di era modern ini.***

Recent News
ZSM01542
Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Bupati Cecep Ajak Masyarakat Perbanyak Manfaat Untuk Sesama
O70A7975
Pemkab Tasikmalaya Siap Dukung Pengembangan Ekosistem Halal Yang Berdaya Saing
O70A7764
Untuk Mendukung Pelayanan Publik Dan Kesehatan,Pemkab Tasikmalaya Serahkan Hibah Aset Daerah
IMG_9017
Bupati Cecep Dorong Pembangunan Desa Berbasis Potensi Dan Digitalisasi
O70A7644
Kolaborasi Pemda Kab.Tasik Dan CSR Spindo, Hadirkan Infrastruktur Air Bersih Untuk Masyarakat Taraju