Pemerintahan

Kemiskinan Di Kabupaten Tasikmalaya Turun, Wabup Asep Tekankan Penanganan Berbasis Data

📅 Kamis, 24 September 2026 👤 Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya 👁 2 dilihat

Dishubkominfo, Singaparna – Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., menghadiri Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026, di Aula Wiradadaha Bappelitbangda, Kamis (24/9/2026).

Dalam rapat tersebut, dibahas perkembangan kemiskinan di Kabupaten Tasikmalaya dan strategi penanggulangan kemiskinan yang perlu dilakukan secara terarah dan berbasis data.

Persentase penduduk miskin di Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan tren penurunan. Angka tersebut turun dari 11,50% pada tahun 2021 menjadi 10,15% pada tahun 2025.

Wabup Asep mengatakan, capaian penurunan tersebut patut disyukuri. Namun, angka tersebut juga menunjukkan masih terdapat masyarakat yang membutuhkan perhatian serta intervensi yang lebih tepat.

“Capaian penurunan tersebut tentu patut kita syukuri. Angka tersebut juga menunjukkan bahwa masih terdapat masyarakat yang membutuhkan perhatian dan intervensi yang lebih tepat. Oleh karena itu, data harus menjadi dasar dalam menentukan sasaran penanggulangan kemiskinan,” ujar Wabup Asep.

Berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tahun 2025, terdapat 328.726 keluarga pada desil 1 sampai dengan desil 4. Jumlah tersebut terdiri atas desil 1 sebanyak 80.484 keluarga, desil 2 sebanyak 70.286 keluarga, desil 3 sebanyak 86.787 keluarga, dan desil 4 sebanyak 91.169 keluarga.

Menurut Wabup Asep, data tersebut perlu menjadi dasar dalam menentukan sasaran program agar intervensi penanggulangan kemiskinan dapat dilakukan secara lebih tepat sesuai dengan kondisi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarperangkat daerah. Menurutnya, persoalan kemiskinan tidak dapat ditangani oleh satu sektor saja karena memiliki keterkaitan dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Saya berharap forum TKPKD ini dapat menjadi ruang untuk menyatukan perspektif tersebut. Jangan sampai perangkat daerah bekerja dengan targetnya masing-masing, sementara persoalan yang dihadapi masyarakat bersifat lintas sektor,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Kab. Tasikmalaya, para Asisten Daerah, para Kepala SKPD, para Kepala Bagian pada Sekretariat Daerah, Kepala Badan Pusat Statistik, para Camat, serta para perencana pada perangkat daerah se-Kabupaten Tasikmalaya yang mengikuti kegiatan secara daring.***

← Kembali ke Berita
Aksesibilitas

E-Magazine

Buka PDF Unduh PDF