Sosial Budaya

Pemkab Tasikmalaya Dorong Sinergi Bersama, Tangani Isu LGBT Di Daerah

📅 Kamis, 20 Agustus 2026 👤 Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya 👁 3 dilihat

Dishubkominfo, Singaparna – Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., menghadiri silaturahmi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tasikmalaya dalam rangka tasyakur Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 H, di Aula Gedung MUI Kab. Tasikmalaya, Kamis (20/08/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema : “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Memperkuat Ukhuwah dan Sinergi Elemen Umat untuk Kabupaten Tasikmalaya yang Religius, Maju, dan Sejahtera.”

Salah satu agenda dalam kegiatan ini adalah dialog interaktif mengenai penanganan isu Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam dialog tersebut, Bupati Cecep meminta masukan dan rekomendasi dari para ulama, sesepuh, pimpinan pondok pesantren, serta berbagai elemen masyarakat terkait langkah yang dapat dilakukan pemerintah daerah dalam merespons isu tersebut.

“Tolong saya diberikan rekomendasi dari forum ini terkait kondisi kekinian, tentu rekomendasi untuk penguatan regulasi lokal terhadap isu LGBT ,” ujar Bupati Cecep.

Menurutnya, penanganan isu LGBT perlu dilakukan melalui pendekatan yang menyeluruh, termasuk penguatan pembinaan mental dan sosial serta kolaborasi dengan tenaga kesehatan.

“Saya ingin mengajak seluruh tenaga kesehatan, karena LGBT juga bukan sekadar psikolog, tetapi juga ada efek fisik, sehingga para nakes harus bantu berkolaborasi dengan para sesepuh,” ajak Bupati Cecep.

Bupati Cecep menegaskan, upaya penanganan isu tersebut tetap harus dilakukan dengan mengedepankan nilai kemanusiaan dan tidak melalui tindakan diskriminatif.

“Tidak boleh ada diskriminasi, mereka manusia harus dimanusiakan, jangan dibully dan dijauhi,” tegasnya.

Turut hadir dalam acara ini, unsur Forkopimda Kab. Tasikmalaya, ketua MUI Kab. Tasikmalaya beserta jajaran, para Camat se-kab. Tasikmalaya, para rektor universitas, para pimpinan pondok pesantren, para ketua organisasi kemasyarakatan, keagaamaan, dan kepemudaan, serta tamu undangan lainnya.****

← Kembali ke Berita
Aksesibilitas

E-Magazine

Buka PDF Unduh PDF