
DISKOMINFO, Sukaratu- Pada musim kemarau 2019 ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya menggelar gerakan percepatan olah tanah dan tanam padi di Kampung Rancabogo, Desa Sukaratu, Kecamatan Sukaratu, Rabu (18/9). Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kab. Tasikmalaya dengan Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) dan Tim Upaya Khusus Padi Jagung Kedelai (Upsus Pajale).
Turut hadir Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kab. Tasikmalaya Drs. H. Heri Sogiri, M.M, Kepala Sub Bidang Produk Hewan Impor (Barantan) drh. Heru Susilo, M.Si, Penanggung Jawab Upsus Pajale Kab. Tasikmalaya, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Jawa Barat, Kodim 0612 Tasikmalaya, dan Muspika Kecamatan Sukaratu.
Gerakan percepatan olah tanah dan percepatan tanam ini memanfaatkan aliran sungai dengan memanfaatkan mesin pompa dan pembangunan sarana air bersih (pipanisasi) untuk mengairi pesawahan yang masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Sukaratu.

Heri mengapresiasi kegiatan percepatan olah tanah dan tanam padi yang terselenggara ini. Menurutnya, percepatan olah tanah dan tanam padi dimusim kemarau ini awalnya dianggap tabu atau dianggap mustahil oleh petani yang mengandalkan hujan.
“Tapi berkat kesungguhan Pemerintah Daerah Melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kab. Tasikmalaya dan para petani yang semangat mengolah lahan sawah, akhirnya sawah tadah hujan yang semula tidak produktif menjadi lebih produktif,” pungkasnya

Kabupaten Tasikmalaya